Mengingatkan ditahun 90an, pulang kampung (mudik) naik angkutan bus 3/4 yang tanpa ber AC dan berpanas-panasan, berdesakan suara berisik anak kecil nangis meraung karena kepanasan ruang yang sempit ini.
Sengaja ini kutulis ketika diriku masih diatas bus dan merasakan betapa banyak orang yang tidak lebih baik dari diriku, namun dibalik itu ada kebahagiaan tersendiri, dengan susah payah diperjalanan untuk bertemu sanak saudara family guna bersilaturahmi bermaaf-maafan.
Wahai pemimpin bangsa, apakah engkau tak melihat orang yang dikalangan bawah, masih sangat banyak orang tidak lebih baik orang berada didalam bus ini, bagaimana dengan orang yang berada di kolong jembatan? bagaimana orang yang sehari makan sehari lagi tidak dapat makan lantaran tiada yang untuk dimakan? Indonesia banyak orang mengatakan subur makmur, kaya raya. namun mengapa rakyat masih banyak yang dibawah garis kemiskinan.
mana janji anak bangsa yang sangat dinanti tak kunjung datang basmi KORUPSI tegakkan hukum dengan seadil-adilnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: